Puisi

: persembahan untuk kenangan
Kepada sosok yang tak kelihatan
Tapi selalu berjalan di sisi kita
Berdetak seirama getaran dada
Berjalan searah tiada kembali tiada henti
menciptakan pergantian
dari pertemuan kepada perpisahan
pun dari perpisahan kepada pertemuan
Ialah waktu
Kuingin memeluknya kali ini
Tuk sejenak mengajaknya
Meniadakan pergantian
Tapi apalah daya
Ia tak bisa dibujuk dengan rayuan apapun
Dan kita hanya bisa menerima
Di dalamnya selalu ada pergantian hari
Tapi hati kita yang pernah bertemu tak akan pernah berubah setelah waktu memisahkan
Sebab kelak waktu akan mempertemukan kembali
Meski selamat jalan atau selamat tinggal kali ini
Dimana pun kita waktu selalu menyediakan ruang bagi kita saling berjumpa dalam doa.
Sayonara!
(Maumere, September 2022)
Tinggalkan komentar