Puisi
Tak akan bernyala
Sejak pemantik kehabisan gas
Dan tak perlu tanya dengan tawa
Mengapa bernyala?
Hingga ketika deru jadi debu
Hidup adalah lelucon
yang ditangisi oleh ketawa
dan kabar kecewa adalah alasan lain
tuk lekas menutup balok dari selubung mata
dan menggema kabar buruk kepada semesta
sebab di sini kebaikan hanyalah semu
Sebab Api yang bernyala
(Maumere, 30 Agustus 2022)

Tinggalkan komentar