Tanda Mata Kali

hidup: menggugat!


Kecupan Tiga Detik

Puisi

Three seconds kissing

Adakah yang lebih mekar
daripada kuncup mawar
di ujung bibirmu?

Ia bersemi melipur lara
Seperti kau bernyanyi lagu asmara
bergema hingga ujung usia

Adakah yang lebih tegar
daripada aroma mawar
di ujung nafasmu?

Ia berembus memberi arah
Seperti kau bersajak kata cinta
berarti sampai ujung waktu

Sementara kita menepi di ruang semedi
Menafsir puisi kata demi kata
hingga cahaya berseri
dan kecupan bibir tiga detik lebih abadi

Dan di luar daun-daun gugur
Musim rindu masih bersemi
Adakah yang lebih indah daripada mimpi terbaik ini, sayang?

(Ruang Rindu, 19 Juli 2022)



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai