Tanda Mata Kali

hidup: menggugat!


Jalan Pilihan

“you know what you want!

Puisi





Apakah ingin pergi atau tinggal tetap?
Sedang jalan telah terbentang membagi
Kita yang belum benar terlelap
Memilih kata kerja jalan di antara itu atau ini

Altar suci dan Ekaristi Kudus
Pacul dan sebidang kebun ubi kayu
Motor atau pick-up pencatut kopra hingga kardus
Pohon lontar dan pengiris pucuk laru

Lalu gema perpisahan mesti terdengar
bersama tangisan lelaki kekar
di antara tawa pura-pura kaum hawa
yang ingin lepas tapi tak rela

Sampai tiba di persimpangan ini
Decit gagak ditimpali burung hantu beri tanda
Lonceng Angelus bergema
Adzan Maghrib hampir mulai

Lalu orang-orang berpose bersama
Sebelum akhirnya mengaminkan
Jalan Pilihan adalah pertemuan dan perpisahan
Di atas nama-nama yang tak mau dilupa

Mereka berseru
Dengan suara lantang

“Nulla tenaci invia est via”
_Bagi orang yang mau terus berjuang, tidak ada jalan yang tidak bisa dilewati.

(Sewowoto, 26 Januari 2022)



Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai