
Kehadiran kita adalah seperti mawar/semestinya hanya bunga indah yang mekar/ tanpa duri tajam yang mencakar//
Kahadiran kita adalah karena persinggahan/semestinya memberi suka setelah menerima begitu banyak duka//
Kehadiran kita adalah memang rumah/pelukan bagi yang merasa gerah dalam amarah/sekalipun itu tercipta bersama hujan air mata//
Toh, kehadiran kita ini pada akhirnya/ hanya akan menyisahkan tangis, bukan?//
(Wairpelit, 20 Juni 2022)
Tinggalkan komentar